RedIO – Jaman sekarang maraknya travel umroh ilegal yang beroperasi di Sulsel. Banyaknya travel umroh yang ilegal tidak mengantongi surat izin dari Kementerian Agama (Kemenag), baik di Makasar maupun di daerah lain.

Abdul Wahid menegaskan pada pihaknya untuk tidak ikut bertanggungjawab jika travel ilegal itu bermasalah, dan merugikan calon jamaah umroh.

Adapula travel umroh yang sudah resmi dan mengantongi surat izin sebanyak 21 travel dan tujuh travel lain yang berstatus perwakilan di Sulsel karena pusatnya ada di Jakarta. Antara lain masalah pada travel umroh yang resmi dan yang tidak resmi atau ilegal adalah calon jamaah yang tidak diberangkatkan hingga berbula-bulan lamanya. Dikarnakan tidak sesuai kontrak ketika semua nialai pembayaran telah selesai.

Seperti yang terjadi pada travel umroh Diva Sakinah. Disaat travel ini diproses di Polrestabes Makassar, setelah dilaporkan oleh calon jamaah tersebut. Lantaran, sudah berbulan-bulan belum ada kepastiannya untuk pemberangkatan jamaah tersebut.

Berdasarkan instruksi Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin travel-travel yanga nakal harus siap berhadapan dengan penegak hukum dan sesuai dengan aturan-aturan yang dimainkan oleh si penegak.

Sebelum anda melaksanakan atau mendaftarkan anda sebagai calon jamaah umroh, anda harus berhati-hati dan waspada tentunya. Anda harus teliti dalam pendaftaran sebelum berangkat ke tanah suci. (by: @aditya_ald/bbs)