Fix. Salah satu artis yang terkenal disaat bulan Ramadhan seperti saat ini adalah KURMA hehehe... 😀 sebenarnya tidak harus menunggu bulan puasa sich untuk bisa menikmati kurma karena kurma mudah ditemukan di hampir semua supermarket. Kalau dulu mungkin kurma hanya terkenal di negara timur tengah saja, tapi sekarang kurma uda menjadi makanan wajib pembuka puasa di hampir seluruh dunia termasuk nusantara kita tercinta ini Fixers. So, di bulan Ramadhan kurma menjadi salah satu makanan yang paling banyak dicari. 

 
Tapi kenapa harus kurma? Rasulullah SAW memberi contoh berbuka dengan kurma sebenarnya bukan tanpa alasan. Sewaktu berbuka puasa, organ pencernaan kita (khususnya lambung) butuh sesuatu yang lembut agar bisa bekerja kembali dengan baik. Jadi makanannya harus yang mudah dicerna yang mengandung gula serta air. Nutrisi makanan yang paling mudah dicerna dan cepat sampai ke darah adalah zat gula, terlebih makanan yang mengandung satu atau dua zat gula (yaitu glukosa atau sukrosa). Maka sering kali ada anjuran berbukalah dengan yang manis-manis dan minum air terlebih dahulu.

Dapat dibilang kurma adalah buah yang ajaib. Saat Fixers mengkonsumsi 1 biji kurma berarti Fixers sudah mendapatkan 1gelas air sekaligus zat gula. Hal ini dijelaskan oleh Dr. Hissam Syamsi Basya, dalam tulisannya beliau menjelaskan berdasarkan penelitian biokimia, satu kurma mengandung air 20-24%, gula 70-75%, 2-3% protein, 8,5% serat, dan sedikit sekali kandungan lemak jenuhnya (lecithine). Lain lagi dengan kurma mengkel (atau Ruthab) yang mengandung 65-70% air, 24-58% zatgula, 1,2-2% protein, 2,5% serat, dan sedikit mengandung lemak jenuh. 

Penelitian lain menyebutkan kurma mengandung zat gula tinggi yaitu antara 75-87% dan glukosanya sebanyak 55%, fructose (fraktosa) 45% lebih tinggi dari jumlah protein, minyak dan beberapa vitamin (seperti vitamin A, B2, B12). Kurma juga kaya akan sejumlah zat penting lain seperti kalsium, phosphor, potassium, sulfur, sodium, magnesium, cobalt, seng (zinc), florin, nuhas (tembaga), salyolosa, dan sebagainya. Sewaktu mengkonsumsi kurma Fraktosa yang terdapat didalamnya akan berubah cepat menjadi glukosa dan langsung diserap oleh organ pencernaan, lalu dikirim ke seluruh tubuh, khususnya ke organ-organ inti seperti otak, syaraf, sel darah merah, dan sel pembersih tulang. 

Zat gula yang ada dalam kurma merupakan gula kompleks yang diserap tubuh secara perlahan sehingga tidak menyebabkan kadar gula darah melonjak, jadi meski kurma mengandung zat gula yang tinggi tapi tetap aman dikonsumsi bahkan bagi penderita diabetes. Mengingat kandungan kurma sangat lengkap maka tidak mengherankan jika kurma memiliki banyak sekali manfaat, antara lain:

Memberikan energi. Kurma tinggi glukosa, fruktosa dan sukrosa nah zat-zat ini sangat efektif meningkatkan energi dan memperbaiki keseimbangan tubuh dengan cepat. 

Mencegah infeksi. Memiliki kemampuan membunuh bakteri yang menginfeksi tubuh karena kurma mengandung tanin yang bertindak sebagai antibiotik yang kuat. Tanin ini telah terbukti 50% sama efektifnya dengan antibiotik penisilin. 

Menguatkan tulang. Kurma kaya akan mineral seperti tembaga, selenium, magnesium, kalsium dan lain-lain. Semua mineral ini diperlukan agar tulang Fixers tetap kuat, demikian juga dengan gigi. 

Mencegah sembelit. Kurma mengandung banyak serat, sehingga mampu mengontrol laju gerak usus jadi sangat membantu proses kelancaran buang air besar. 

Mengurangi kolestrol. Kurma dapat membantu proses detoksifikan karena mampu menghapus kolesterol jahat dari tubuh sehingga menjaga hati dan otak Fixer tetap sehat.

Yang saya tulis diatas baru sebagian kecil aja dari manfaat kurma yang luar biasa. Ingin merasakan manfaatnya juga? Fixers bisa memulainya dengan berbuka puasa bersama kurma 😉

 

Reda incip incip Kurma...mmm manis kayak aku..