Pasca digrebeknya markas begal motor di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada Senin (21/11/2016) kemarin. Sejumlah korban begal mulai mendatangi Mapolres Pasuruan untuk mengambil kendaraanya yang sebelumnya dirampas oleh kawanan begal motor tersebut.

Soraya Kinanti (19) misalnya, salah satu korban begal asal Jalan Kepiting, Dusun Ketanen, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Ia datang ke Mapolres dengan ditemani adik kecilnya.

Soraya mengaku sangat bersyukur sepeda motor kesayangannya Vario bernopol N 5765 TBD yang pada hari Kamis lalu digondol pelaku begal akhirnya bisa kembali lagi.

\"Terima kasih banyak pak polisi. Motor kesayangan saya akhirnya bisa kembali lagi,\" ujar Soraya kepada beritajatim.com, saat ditemui di Mapolres, Selasa (22/11/2016).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tim gabungan Polres Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota melakukan penggerebekan ke markas begal di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Dari hasil penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyita 6 unit kendaraan roda dua dari berbagai jenis, dua sajam, 10 bom ikan atau bondet. Serta satu pelaku yang diduga kuat sebagai panglima begal.

Panglima begal yang ditangkap ini bernama Tuhar (31). Semula pada saat ditangkap ia masih hidup. Namun, pada akhirnya ia tewas setelah kehabisan darah lantaran pada waktu ditangkap ia diberondong timah panas. (beritajatim)